Berdasarkan berita dari seroundtable.com Google baru saja memperbarui panduan struktur URL-nya untuk menentukan karakter-karakter yang didukung oleh Google Search dalam URL. Pada paragraf pengantar, Google menyatakan, "Google mendukung URL sebagaimana yang didefinisikan oleh RFC 3986. Karakter-karakter yang didefinisikan oleh standar sebagai reserved harus dienkripsi dalam bentuk persentase. Karakter-karakter ASCII yang tidak direserve dapat dibiarkan dalam bentuk non-enkripsi. Selain itu, karakter-karakter dalam rentang non-ASCII harus dienkripsi dalam bentuk UTF-8."

 

Sebelumnya, Google menulis, "Struktur URL sebuah situs seharusnya se-sederhana mungkin. Pertimbangkan untuk mengorganisir konten Anda sehingga URL dibangun secara logis dan dengan cara yang paling mudah dipahami oleh manusia."

 

Selain itu ada tambahan lagi, berikut adalah apa yang ditambahkan:

 

1. Buat Struktur URL yang Sederhana

Untuk meningkatkan kejelasan dan pemahaman oleh manusia, pertimbangkan untuk mengorganisir konten Anda dengan cara yang logis. Pastikan URL memiliki struktur yang mudah dipahami agar pengguna dengan mudah mengenali isi halaman sebelum mengkliknya.

 

2. Pertimbangkan Penggunaan Huruf Kapital dan Huruf Kecil

Jika web server memperlakukan teks dalam URL sebagai sama, baik itu huruf kapital atau huruf kecil, maka sebaiknya konversi semua teks dalam URL menjadi bentuk yang sama. Hal ini akan membantu Google untuk lebih mudah menentukan bahwa URL merujuk pada halaman yang sama. Misalnya, http://www.lintasi.com/Artikel-Baru dan http://www.lintasi.com/artikel-baru sebaiknya disamakan menjadi http://www.lintasi.com/artikel-baru.

 

Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat memastikan bahwa URL situs Anda mudah dipahami oleh pengguna dan lebih disukai oleh mesin pencari, termasuk Google. Ingatlah untuk menghindari penggunaan karakter-karakter reserved yang memerlukan pengkodean persentase, dan pastikan bahwa karakter-karakter non-ASCII dienkripsi dalam bentuk UTF-8. Semoga tips ini membantu meningkatkan keterlihatan dan kejelasan situs Anda di platform pencarian.

 

Gambar oleh Mark Hultgren dari Pixabay