Selama tahap baru lahir, anak kucing kekurangan mobilitas dan tidak dapat berjalan. Sama seperti bayi manusia, anak kucing melewati berbagai tahap perkembangan sebelum menjadi kucing dewasa. Di minggu pertama kehidupannya, anak kucing terutama berfokus pada perawatan dan pertumbuhan. Mereka belum mampu berjalan atau bahkan berdiri sendiri. Penting untuk menyediakan lingkungan yang hangat dan aman bagi anak kucing yang baru lahir dan memastikan mereka tinggal bersama induknya, karena induknya memberikan perawatan dan nutrisi penting selama tahap ini.

 

Saat anak kucing tumbuh dan berkembang, keterampilan motoriknya mulai meningkat. Sekitar usia dua minggu, anak kucing dapat mulai bergerak dengan gerakan yang tidak terkoordinasi, mencoba berjalan. Pada tahap ini, mereka mungkin terhuyung-huyung dan tersandung saat menjelajahi lingkungan sekitar. Pada usia tiga minggu, anak kucing dapat mulai merangkak, yang selanjutnya mengembangkan keterampilan motoriknya. Mereka mungkin masih mengandalkan perut mereka untuk bergerak, tetapi mereka berkembang menuju berjalan secara mandiri.

 

Pada usia sekitar empat minggu, anak kucing mulai menunjukkan kemajuan yang lebih signifikan dalam kemampuannya berjalan. Mereka dapat meluruskan kaki dan berjalan dengan lebih stabil. Koordinasi mereka meningkat, dan mereka menjadi lebih percaya diri dalam gerakan mereka. Pada usia empat minggu, anak kucing dapat aktif bermain, berjalan-jalan, dan bersosialisasi dengan saudaranya. Penting untuk dicatat bahwa setiap anak kucing dapat berkembang dengan kecepatannya sendiri, dan beberapa anak kucing mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk sepenuhnya menguasai cara berjalan. Namun, pada usia empat minggu, sebagian besar anak kucing seharusnya sudah bisa berjalan dengan relatif mudah.